Gudang adalah sebuah ruangan digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tidak sering terpakai, sehingga dari pada memenuhi ruangan di rumah, maka lebih baik disimpan di gudang. Gudang rumahan tidak memiliki bentuk yang luas atau sesuai dengan kebutuhan. Berbeda dengan gudang yang digunakan untuk menyimpan barang ritel atau dagangan dalam skala besar, sehingga membutuhkan tempat yang lebih luas untuk menampungnya. Untuk mendapatkan keadaan gudang yang rapi, tentu membutuhkan rak-rak sebagai tempat menata barang. Rak yang disarankan adalah rak besi, yang mana rak ini memiliki struktur yang kokoh untuk menahan volume barang yang cukup berat.

Menata barang di gudang rumahan pun ternyata memerlukan trik. Trik-trik tersebut sangat mudah dilakukan, salah satu contohnya adalah memberi label pada barang yang ada di gudang, terutama barang berukuran kecil. Hal ini memudahkan Anda untuk mencari ketika dibutuhkan. Selain itu, kami akan memberikan tips untuk mendapatkan gudang yang rapi:

– Berikan ventilasi untuk gudang Anda
Fungsi ventilasi adalah sebagai jalur keluar masuknya udara agar gudang tidak pengap. Ukuran ventilasi tergantung dengan ukuran gudang Anda. Dengan adanya ventilasi maka akan membantu barang-barang Anda mendapat pergantian udara segar, sebab udara yang pengap dapat mempercepat kerusakan barang di gudang.

– Gunakan racun serangga
Gudang terdiri atas tumpukan barang yang memungkinkan serangga berkembang biak. Racun serangga bisa menggunakan insektisida untuk mencegah serangga seperti kecoa, rayap, dan berbagai jenis serangga lain. Sebab ada kemungkinan serangga-serangga ini akan membuat barang di gudang jadi cepat rusak.

– Perhatikan intensitas penggunaan barang
Cermatlah memilah barang yang akan digunakan dalam waktu dekat serta barang yang sering dipakai. Usahakan meletakkan barang sejenis itu di bagian dekat pintu atau yang mudah terjangkau. Jadi, Anda tidak perlu membongkar barang lain untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.

– Kenali karakter barang Anda
Karakter barang yang dimaksud adalah menyesuaikan tempat penyimpanan dengan jenis barang yang disimpan. Misalnya, barang yang mudah rusak ketika terkena air maka sebainya menyimpannya jauh dari tempat yang memungkinkan kena air. Bisa juga ada barang yang akan mudah rusak jika ditumpuk, maka sebaiknya hindari menumpuk barang tersebut agar tetap awet.

Add Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *